Beranda > Kehidupan, Kisah Nyata > Raba Pantat & Payudara, Pria Dibogem Cewek Cantik

Raba Pantat & Payudara, Pria Dibogem Cewek Cantik

Desy HutabaratIni kisah nyata, ditulis oleh Desy Hutabarat , cewek cantik dan cerdas alumni IPB asal Balige yang pemberani. Cerita ini kukutip dari blogberita  karena ceritanya memang menarik sekali.

 

PADA TANGGAL 25 Oktober lalu, salah seorang teman baikku berulang tahun, kebetulan dia berdomisili di Bogor. Jadilah pas ulang tahunnya aku pergi ke Bogor untuk makan bersama dia, turut berbahagia bersama dia.

Aku keluar kantor, jam 6 sore,aku putuskan untuk naik kereta api ekonomi ke Bogor, supaya aku tidak terkena macet dan bisa secepatnya tiba kembali di Jakarta. Aku naik kereta dari stasiun Pasar Minggu. Bisa dibayangkan bahwa kereta api ekonomi di jam segitu, penuh sesak dengan orang-orang yang bekerja di Jakarta ke arah Bogor. Jangankan berharap untuk dapat tempat duduk, punya tempat yang enak untuk berpijak juga sudah susah sekali.

Naiklah aku di gerbong kedua dari depan, penuh sesak dan sumpek sekali, karena kebetulan hujan, jadi makin sumpek lah di dalam kereta itu. Aku tadinya ingin di gerbong ketiga, tapi, karena aku lihat lampu di gerbong itu padam, aku urungkan niatku, karena kalau berada di gerbong yang ga ada lampunya, maka kesempatan orang lain untuk berbuat kriminal lebih besar daripada yang ada lampunya.

Mulailah perjalanan dari Pasar Minggu-Bogor, melewati kurang lebih 7 stasiun. Tadinya aku berdiri di dekat pintu, tapi lama kelamaan jadi bergeser semakin ke dalam, karena didorong orang-orang yang naik dari stasiun depan. Akhirnya aku berdiri tepat di sebelah perempuan yang berukuran tubuh mungil dan aku lihat, mukanya juga sangat sendu. Aku merasakan lama-kelamaan dia semakin mendekat ke arahku, aku rasakan dari sentuhan tangan seperti ga sengaja, sampe akhirnya dia menggenggam tanganku, dan langsung aku lihat mukanya, pucat dan ketakutan. Tapi dia tidak berbicara apa-apa, hanya menampilkan muka memelas saja.

Aku langsung coba melihat ke sekitar kami, siapa tau ada yang mencurigakan. Langsung mataku menangkap ada tangan lelaki yang sedang bertengger di bokong perempuan ini. Dan dia melakukannya sangat disengaja, dan sangat menikmati perlakuan busuk dia itu. Aku rasakan tangan si wanita ini, semakin mencengkeram aku, aku asumsikan, dia semakin ketakutan.

Sementara saat itu, kereta masih penuh sesak. Akupun langsung berinisiatif untuk berganti posisi dengannya, tanpa berkata apa-apa aku langsung tarik dia. Dan jadilah aku bersebelahan dengan lelaki itu, aku pelototi dia, dia malah nantangin, dia mencoba tangannya diarahkan ke aku, pertama-tama dia buat seperti gerakan tidak sengaja, lama kelamaan aku perhatikan, dia sudah mulai mau kurang ajar lagi, karena tangannya yang sebelah kanan juga ternyata,bergerak menggerayangi perempuan di sebelahnya.

Aku colek punggung nya, aku tegur dia baik-baik “Mas, maaf sepertinya posisi tangan mas buat saya kurang nyaman, bisa agak digeser?” Eh bukannya digeser, dia malah sewot, dia langsung malah ngomong “Emang lo gw apain? Emang lo gw gerayangin?apa urusan lo?”

Bah, bodoh kali kawan ini fikirku, dia mengaku habis menggerayang, ada rupanya kusinggung soal dia menggerayang orang? Langsung emosi lah aku attong, ga pake ngomong panjang lagi, langsung aku tonjok mukanya, persis di hidungnya, dan keluarlah darah segar dari sana.

Dia langsung mencak-mencak, “Gw ga terima, lu harus gw bawa ke kantor Polisi, ini perbuatan tidak menyenangkan dan penganiayaan.”

Langsung aku bilang, “Ok, dimana lu turun? Gw turun di Bogor”

“sama gw juga di Bogor”.

Itu terjadi di stasiun Depok Lama, berarti kurang lebih 3 stasiun lagi, sampe Bogor. Dan aku tidak menjauh dari dia, takut nanti dia kira aku mau kabur lagi. Sampai di Bogor, dia langsung berjalan di belakangku, dan bersungut-sungut, kebetulan disitu ada pos pengamanan, dan ada Polisi nya biasanya. Bener saja, disitu ada Polisinya. Langsung dengan semangat, dia mengadukan perbuatanku, dan aku hanya diam saja. Ternyata, tanpa sepengetahuanku, kedua wanita yang jadi “korban” dia di kereta, ikut juga ke pos pengamanan itu.

Begitu dia selesai menceritakan kronologis kejadian versi dia, Polisi pun menanyakan versiku. Aku ga panjang-panjang ngomongnya, langsung aku bilang aja,”Pak, saya nonjok muka dia, karena dia memegang bokong perempuan yang ada di kereta api tadi”, dan tiba-tiba perempuan itu nyeletuk, dia bilang “iya pak, saya dipegang bokongnya” yang satu lagi “saya dipegang bagian2 ini nya pak (sambil menunjuk ke arah dadanya) sambil malu-malu.

Dan si laki-laki kurang ajar itu masih aja menyangkal, sebetulnya kalo tidak mengingat itu pos Polisi, aku udah mau nonjok dia kedua kalinya. Dan perlu diketahui, bahwa laki-laki yang aku tonjok itu, berpakaian rapi, klimis dan ganteng, jadi bagi cewe-cewe jangan tertipu yah.

Dia masih nekad lagi mengatakan bahwa dia kerja di salah satu kantor terkenal di kawasan Mega Kuningan Dan tanpa kusangka, kedua wanita yang menjadi korban dia itu, nekad nyerocos dan nimpalin. Dalam hatiku, wah nekad juga kawan ini. Salah satu wanita yang dia gerayangi itu, sudah seperti ibu-ibu, kurang lebih berusia 40 tahunan. Saking keselnya si ibu ini, dia malah mau nabok si lelaki bejat itu pakai tas nya. Untung aja dihalangi Polisi itu. Polisi itu sebelumnya sudah menggertak dia untuk mengaku, tapi tetep aja dia tambeng dan ga mau ngaku juga. Akhirnya ketika si ibu itu hampir melayangkan tas nya ke kepala si bandit itu, diapun mengaku (rupanya lebih takut dia sama galaknya mamak-mamak daripada kumis melintangnya Polisi itu).

Akhirnya, Polisi itu menahan dia, dan aku diperbolehkan pulang setelah sebelumnya diberi wejangan oleh Polisi itu dan ditulis. Polisi itu mengantarkan aku keluar pos itu, sesampainya diluar kami berbicara sebentar, dan akhirnya ketauanlah kalo dia orang Batak dan bermarga Siahaan. Wah, langsung lah kami berbahasa Batak, dan dia bilang “aut sugari naso adong akka dongan disi, leanonhu dope asa diberi ho sahali nai hurang ajar i” (kalo saja ga ada kawan-kawanku disitu, kukasi kesempatan kau sekali lagi untuk menghajar bandit itu).

Aku pun langsung tertawa dan kami pun bersalaman. Dan sambil berjalan, aku berfikir, betul-betul lah itu Siahaan na miring. Dan kalau tadinya aku ga bisa keluar cepat dari kantor Polisi itu, aku akan telepon Tulang Sunan, paling tidak untuk kasih advice soal masalah ini. Tapi untunglah aku tidak sampai merepotkan tulang itu.

Ini bukan yang pertama aku menonjok muka orang, yang pertama di bis 46 ketika aku masih di kantor lama, ada lelaki muda yang merokok di bis (sementara sudah ada Perda yang melarang untuk merokok di tempat umum) itupun, aku sudah kasi tau baik-baik. Aku larang dia meniupkan dengan sengaja asap rokoknya ke ibu-ibu hamil di sebelahku, karena dia tidak mengindahkan, dan si ibu aku lihat gelagapan menghirup asap rokoknya, maka pelak lah aku meninju dia itu di mukanya. Dan dia pun langsung matikan rokoknya, turun dari bis, saking malunya. Dan yang kedua, adalah ketika ada sopir angkot di lampu merah yang berlaku tidak sopan kepada temanku. [http://www.blogberita.com]

  1. Lenny Simarmata
    November 8, 2007 pukul 6:26 am

    Salut buat si Desy ini bah. makanya para cowok jangan semberono sama wanita. Salam kenal Des..

  2. fikri
    November 17, 2007 pukul 3:10 pm

    gw salut banget ma cewe seperti ini seharusnya semua wanita berani seperti mba desy menjaga kehormatan wanita yang sekarang sudah banyak maaf (ga Virgin lagi) dan buat pacar or suami mba desy ga usah khawatir karena mba desy bisa jaga diri gw yakin mba desy tipe cewe yg “SETIA” walaupun gw laki-laki gw bangga banget masih ada wanita seperti mba desy mudah2 gw dapet pacar kayak mba desy amieen……SALAM KENAL

  3. Desember 20, 2007 pukul 5:05 pm

    busyet… Mantabh!!
    sayang cm 1 kali pukulan,,,klo bisa 1 pukulan langsung masuk rumah sakit…😀

    klo gw seh mikir2,,,butuh mental super baja buat bertindak kayak cerita diatas,,,

    *kecuali klo istri diganggu, baru deh bertindak…! v(^^)v

  4. Februari 18, 2008 pukul 9:19 am

    hahaha gw sih sama dengan cerita diatas
    kecuali anggota keluarga ku sendiri diapain (mis: istriku atau adik iparku, adikku ga karena adikku laki – laki dan polisi pula) wahh kujamin harus masuk rumah sakit lah paling tidak 3 hari kedepannya

    but nice story deh

    tapi memang kenapa banyak sekali manusia sekarang yang bertidak senonoh yah
    apa itu termasuk kelainan atau apayah

    kalo nurut aku sendiri sih kalo laki2 yang kurang ajar kayak gitu udah kawin pasti napsunya kurang terlapiaskan ama istrinya
    tp kalo lom merid ahhhh tau ahhh aku ga tau kenapa

    memang moralnya aja kali kurang

    kalo aku sendiri sih ada pengalaman tp ga meraba2 gitu tp cuma melototi karen seorang wanita yang kurang sopan dalam berpakaian didalam suatu anggkotan di kota medan

    yahh kupelototi aja dia dari atas sampe bawahh dan ternyata cewek itu masih sekolah sialan dalam hatiku anak sekolah dah kayak ginih
    pake rok mini dalam anggkot yang menampakkan 3/p pahanya tinggal dikiiiit aja nampak deh semuanya

    setelah gw pelototi dari bawah sampe atas ehhh dianya risih aku liatan tp gw cuek aja abisss ada pemandangan indah dalam hatiku dan ternyata cewek itu risih bukan karena aku yang liatin dia aja tp seluruh laki2 dan omak2 dalam angkot itu pun liatin ahahahah

    sampe3 supirnya sendiri pun ga konsen bawanya

    hancurrr deh anak zaman sekarang
    hehehehehe

    Harry: ketawa kali aku baca cerita lae ini. aku pikir setelah lae lihatin dari atas sampe bawa langsung tergoda lae dan mengajak dia xxxxxx. eh..ternyata… masih ingat kalo boru parna di rumah siap-sipa melabrak.. ha..ha..ha…..

  5. partalitoruan
    Juli 18, 2008 pukul 3:12 am

    Ito,
    massam kukenal perempuan di foto itu😛

  6. stevena70
    Januari 6, 2009 pukul 9:34 am

    AI HUTANDA DO ITOANON….SAHUTANGKU DON PARBALIGE…SERING DO MARMEAMI I TU JABUKU DI KELAPA DUA DEPOK…..SI DESY HUTABARAT…ANAK NI TONGKE HORBO, GOAR NI HALLETNA SI BERNAT ALIAS BUTONG….
    AGAK MOKMOK GO MEMANG SI DESI ON ALE BAGAK DO TONG….ISTILAHNA “GEMAS =GENDUT TAPI MANIS”…:-)….
    JALA MUSE MEMANG AGAK TEGAS DO ITOANON….HALUS TAPI MENGGIGIT…..
    JADI SOTUNG MASSAM-MASSAM HAMU POANG TU ITOANON…SOTUNG DI SMACKDOWN HABIS-HABISAN HAMU…DIANGKAT TUGINJANG BARU I LEMPARHON DAO….BAH..MARAMANGOI MA…….

    STEVENA70.WORDPRESS.COM

  7. evi siahaan
    Februari 16, 2009 pukul 11:12 am

    wow……………
    salut buat kak desy……………keberanian kakak ne harus dicontoh ,apalagi sewe-sewe perantauan kay aku.he..he

  8. nana rosy
    Agustus 4, 2009 pukul 12:55 pm

    biasa aja

  9. unknown
    September 16, 2009 pukul 7:00 pm

    steveNA70,, kalau pun kenal, di bawa kalem aja kenapa sih ? Desy dulu temen satu SD aku juga, sampai2 nama cowok nya juga dibawa2, Ok deh desy,, emang dari dulu kamu udah Tomboy.. maju terus !!!

  10. September 9, 2012 pukul 11:38 am

    ajibbbb…..mau donk

  1. Februari 10, 2015 pukul 3:03 pm
  2. Maret 7, 2015 pukul 12:03 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: