Beranda > Cinta, Diary > Tak Terasa 2007 Akan Meninggalkanku

Tak Terasa 2007 Akan Meninggalkanku

2007

Tinggal hitungan hari saja 2007 akan segera berlalu dengan segala angan yang telah kualami. Ini hanya sekedar visi, aku harus meraih itu demi hasil yang lebih baik dimasa yang akan datang. Tuhan membuat segalanya berubah melalui waktu.

“Ini sudah bulan Desember ya”. Sering kalimat ini terlontarkan ketika aku mengisi form setoran bank, atau formulir yang lain, bahkan beberapa report kantorku masih ada yang tertulis bulan November 2007. Apakah sangat susah beranjak dari tahun 2007 ini. Pikirku.

Jika kuingat-ingat ke belakang. Banyak hal yang sudah aku alami di tahun ini. Tahun ini aku memulai studi S2. Studi ini semakin membukakan mataku akan praktek bisnis di Indonesia baik yang positif maupun yang menggunakan cara-cara tidak etis. Rencana dan angan jangka panjangpun mulai bergulir. Tahun ini pula aku meluncurkan sebuah blog. Hobi menulisku mulai tersalurkan lagi setelah sekian lama terhenti. Tahun ini pula aku pertama sekali menginjakkan kaki di luar negeri, langsung ke dua negara pula.. Dan yang paling uniknya lagi tahun ini pula aku baru berani menyetir mobil di jalan raya. Ha..ha… langsung jadi pembalap pula lagi..

Semua yang terjadi di tahun ini menjadi penyemangat baru bagiku. Meski banyak lompatan yang aku alami, namun aku masih merasa banyak hal kedepan yang masih harus aku raih. Ini bukanlah bentuk ketidak puasan, terus teras aku mensyukuri setiap detik kehidupanku. Ini hanya sekedar visi, aku harus meraih itu demi hasil yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Tepat satu setengah tahun aku berada di Sukabumi dan PT Telkomsel, dengan posisiku saat ini banyak hal yang aku dapat, kedewasaan, pola pikir, probelem solving, dan cinta. Teringat aku pertama sekali datang kesini dengan sangat lugunya, selalu manggut-manggut akan apapun yang diminta dariku. Namun sekarang aku sudah merasakan jati diriku kembali. Kalau aku boleh melihat kebelakang, seorang anak kampung dari sebuah kota kecil di utara Sumatera yang memberanikan diri merantau dengan segala kebodohan dan keluguannya, namun sekarang image itu sudah sedikit berubah. Tuhan membuat segalanya berubah melalui waktu.

Namun ada sedikit hal yang aku koreksi di tahun ini. 2007 membuatku semakin jauh dari lingkungan persekutuan, bahkan ke Gerejapun aku semakin jarang karena tuntutan studi yang dilakukan setiap sabtu minggu. Namun Tuhan itu sangat baik, dia berikan menara doa yang sangat baik kepadaku, yang dengan setia mendoakanku dan mendukung setiap aktifitasku, juga selalu mengingatkanku untuk selalu bersaat teduh.. Ya, dia adalah permata hatiku.

Tinggal hitungan hari saja 2007 akan segera berlalu dengan segala angan yang telah kualami. Tahun ini aku akan melalui malam pergantian tahun di tanah kelahiranku. Ya kampung halamanku di Sumatera Utara. Setelah dua tahun merantau akhirnya aku pulang juga. Aduh.. senangnya.

Di akhir tahun ini pula, aku mendapat informasi bahwa aku akan dipindah tugaskan ke Jakarta. Kota yang menurut sebagian orang banyak menginginkannya, namun bagiku biasa saja. Informasi kepindahanku ini baru kuketahui via telepon saja, meski aku belum mendapat SK pastinya, namun seperti biasa Harry yang seorang analis dan pemikir langsung berencana tentang langkah kedepan, mulai dari mencari rumah tinggal, mempertimbangkan untuk membeli rumah dan mobil, dan lain sebagainya.

Ketika aku menyadari bahwa tahun akan segera berganti, akupun segera menyusun rencana, akan hal apa yang akan kuraih di tahun depan. Rencana demi rencana mulai mengukir di anganku, mulai dari karir, profesi, hubungan asmara, keluarga, studi, dan lain sebagainya. Meski belum terukir jelas diatas sebuah kertas, namun aku sudah memiliki gambaran akan apa yang akan kulakukan di tahun depan.

Tuhan ujilah aku terus dengan waktu-Mu, biarkan hidupku menjadi berkat di masa-masa yang akan datang.

Kategori:Cinta, Diary
  1. Desember 9, 2007 pukul 10:25 am

    kalo aku Lae, abis sign sesuatu biasa tulis tgl, sampe sekarang masih sering ketulis bulan 11😀
    kayaknya emang berat meninggalkan 2008😛

  2. Desember 10, 2007 pukul 1:21 am

    Aku belum biki resolusi baut tahun 2008 Lon:(…
    Cepet sekali kita tua yaaa

  3. Harry Andrian Simbolon
    Desember 10, 2007 pukul 1:28 am

    @ passya:
    Kok meningalkan 2008? hatop ma hamu mangalakka lae. taon 2007 dope sonari.

    @ Thea:
    Wah harus pake resoslusi ya. kayak PBB aja Thea? aku tahu pasti rencanamu taon ini get merried. tul ndak???

  4. santrov
    Desember 11, 2007 pukul 6:42 am

    Horas.. appara…mengingat tahun 2007 akan berakhir rasanya sebuah tantangan. Rasanya tahun 2007 menjadi tahun terberat dalam perjalanan pekerjaan tetapi juga tahun berkat karena tahun ini saya berani mengambil keputusan yang besar yang akan mempengaruhi perjalanan hidup ke depan. Tinggal menunggu petunjukNYA… Banyak sekali perencanaan yang sepertinya sudah matang dengan berbagai pertimbangan,pelaksanan juga udah ok tetapi hasil belum sesuai harapan… tetapi itulah nikmatnya kehidupan….supaya tetap berjuang…. Horas

    Harry: Apa itu appara? Sukses selalu appara. tetap berusaha dan bersyukur.

  5. Desember 12, 2007 pukul 2:58 am

    appara = panggilan akrab untuk yang semarga… Apa pak Harry tidak tahu lagi bahasa batak atau istilah batak?
    Trims… tetap berusaha dan bersyukur juga…

    Harry: maksudku aku mengomentari pernyataan appara: “tahun ini saya berani mengambil keputusan yang besar yang akan mempengaruhi perjalanan hidup ke depan” apa itu ya??? bukan appara itu artinya apa.

    Boi do au marhata batak appara, anon gabe dalle iba kan. Dao pe hita mangaratto ikkon tinanda do adat. Sukses selalu appara.

  6. Mr.BigBoss
    Desember 12, 2007 pukul 4:12 am

    Horas Lae….?
    harga boras dohot cabe…?
    ehek..ehek..

    sebenarnya sih Tuhan menciptakan 1 tahun itu tetap jumlah jam,hari,minggu dan bulannya. paling2 kalo tahun kabisat aja yang beda.itu pun cuman sekali dalam 4 tahun. memang sih, kalo dipikir2 kayaknya cepet amat tahun 2007 ini berlalu. buat aku sih, ketika kita menikmati hari-hari atau membuat sesuatu dalam diri ini, selagi kita merasakan, pasti tidak akan merasa cepat berlalu.apa sih! kok ngaco ngomongnya..he..he..he

    Harry: Ah Kaunya itu candri? bohasa gabe menyamar ho? gimana kuliah sdh beres? cepat lulus ya, banyak job menantimu.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: