Beranda > Cinta, Puisi, Resensi buku > Apakah Cinta Itu?

Apakah Cinta Itu?

Puisi ini kukutip dari buku Bila Cinta Menyapa karangan Ayub Yahya.

Bila telapak tanganmu berkeringat, Hatimu dag dig dug, suaramu bagai tersangkut di tenggorokan,

Itu bukan cinta tetapi suka.

Bila tanganmu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya,

Itu bukan cinta tetapi berahi.

Bila kamu menginginkannya karena tahu ia akan sealalu berada disampingmu,

Itu bukan cinta tetapi kesepian.

Bila kamu menerima pernyataan cintanya karena kamu tidak mau menyakiti hatinya,

Itu bukan cinta tetapi kasihan.

Bila kamu bersedia memberikan semua yang kamu sukai demi dia,

Itu bukan cinta tetapi kemurahan hati.

Bila kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang,

Itu bukan cinta tetapi kemujuran.

Bila kamu mengatakan kepadanya bahwa ia adalah satu satunya hal yang kamu pikirkan,

Itu bukan cinta tetapi gombal.

Kamu mencintainya,

Ketika kamu menerima kesalahan dia, karena itu adalah bagian dari kepribadiannya;

Ketika kamu rela memberikan hatimu, kehidupanmu, bahkan kematianmu;

Ketika hatimu tercabik bila ia sedih, dan berbunga bila ia bahagia;

Ketika kamu menangis untuk kepedihannya biarpun ia cukup tegar menghadapinya;

Ketika kamu tertarik kepada orang lain tetapi kamu masih setia bersamanya.

Cinta adalah pengorbanan;

Mencintai berarti memberi diri.

Cinta adalah kematian atas egoisme dan egosentrisme.

Kadang itu menyakitkan, tapi itulah harga yang harus dibayar untuk sebuah cinta

  1. Harry Simbolon
    Maret 14, 2008 pukul 4:44 am

    Jadi seperti muda lagi gw membaca puisi cinta ini.
    menurutku puisi ini bisa dibaca kapan saja menjadi renungan bagi kaum muda ketika sedang mengahdapi gejolak cinta, demikian juga kepada pasangan suami istri yang selalu ingin merasakan suasana cinta dalam keluarganya. Demikian juga bagi pasangan yang sedang bermasalah cocok untuk merenungkan puisi ini.

  2. Bob S. Simbolon
    Maret 18, 2008 pukul 10:22 pm

    Shalom………
    memang cinta bukan hanya kiasan kata belaka, ketika kita mengenal cinta maka kita harus mampu menyatakan bahwa kita tak akan menangis karna cinta. Cinta yang datang dengan tulus dari hati kita, tujuannya bukan untuk meneteskan air mata, tujuannya bukan untuk melukai perasaan kita, tapi cinta itu datang untuk kebahagiaan. Jangan pernah kita menyesali cinta kita pada orang lain, sebab cinta bukan sebuah permainan yang bisa diulang dan dimainkan sesuka hati kita. Cinta kita janganlah hendaknya seperti Tissu yang gampang Robek dan Hancur, tetapi hendaknya seperti logam Murni yang hanya dapat hancur apabila ratusan tahun. memang cinta terkadang menyakitkan dalam hidup kita, tapi yang menyebabkan itu semua bukan cinta, sebab jarang sekali dalam hidup kita cinta yang memilih dan menentukan siapa dan bagaimana orang yang akan kita cintai, tetapi selalu diri kita yang pertama menentukan siapa dan bagaimana orang yang akan dan harus kita cintai.
    bagaimanapun yang kita rasakan dalam hidup kita, janganlah kita sesekali menyalahkan cinta, sebab cinta bukan keinginan untuk memiliki, bukan hasrat untuk menguasai, tetapi cinta adalah harta yang sangat berharga dalam hidup kita, yang tak layak untuk di jual, dibandingkan, dipalsukan, dinodai, dan dihianati.
    Sobat ku……..Cinta Mu masih ada dalam hidup Mu, dan Cinta Mu akan berikan Kebahagiaan yang Sempurna, Kedamaian yang abadi bagi Mu, sebab Engkau tak pernah menjual dan menghianati Cinta siapapun. ( Buat Sobat Ku yang diberkati dan disayangi BAPA )

  3. Maret 22, 2008 pukul 3:24 am

    Kalau kata amang boru kita Erich Fromm, cinta adalah memberi tanpa kehilangan, mendapat tanpa mengambil…..

    Kalau kata lae kita Khahlil Gibran, cinta tak memberikan apa-apa kecuali itu sendiri, sebab cinta sudah cukup untuk cinta…

    (terpaksa aku mengaku mereka amang boru dan lae karena nggak satu pun orang Batak yang becus ngomong tentang cinta)

    Horas Lae, lanjutkan terus dengan postingan yang keren seperti ini. Mauliate.

    Harry:🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: