Beranda > Cinta, Kristen, Resensi buku, Rohani > Sex and Dating

Sex and Dating

Buku ini mengupas tuntas dua hal yang selalu menjadi perhatian kaum dewasa yaitu sex dan dating. Ditulis oleh Mindy Meier – seorang staff Inter Varsity Christian Fellowship di Chicago, kalau di Indonesia disebut Perkantas (Persekutuan Kristen Antar Universitas). Meski buku ini diangkat dari perspektif kekristenan tapi setelah saya baca ternyata sangat tepat bagi setiap orang yang ingin mengetahui secara detail mengenai hal bercinta dan berpacaran.

Buku setebal 266 halaman ini meski ditulis dari perspektif barat namun bagi saya juga sangat layak bagi konsumsi orang timur, kenapa saya katakan demikian? Karena tanpa kita sadari budaya barat sudah sangat mempengaruhi praktek keseharian para remaja dan kaum dewasa di negeri ini, apalagi dalam hal berpacaran, contoh-contoh yang diungkit dalam buku ini juga banyak dialami kaum dewasa di negeri ini.

Buku ini ditulis dengan metode question and answer, yaitu berupa pertanyaan-pertanyaan yang selama ini banyak ditanyakan oleh kaum remaja dan dewasa mengenai hal sex dan berpacaran dan jawaban yang sebenarnya kita juga dapat menjawabnya. Mindy Meier adalah wanita yang paling banyak berinteraksi dengan mahasiswa setelah terlibat dalam pelayanan mahasiswa selama berpuluh-puluh tahun, jadi menurut saya ulasan yang diungkit dalam tulisan ini sangat tepat pada aspek realnya, tidak hanya sekedar konsep dan teori yang sering disajikan di buku-buku lain.

Buku ini tidak sengaja kami temukan ketika aku dan kekasihku sedang mencari buku-buku bahan tesisku di toko buku Gramedia. Setelah membaca resensinya dan melihat latar belakang penulis, maka kami berdua sepakat membeli buku ini dan menjadikan buku ini sebagai komitment dalam hubungan kami, setelah dia (kekasih. red) mengupas tuntas buku ini, kemudian giliran aku yang mempelajarinya. Dan ketika kami selesai membacanya dan mendiskusikannya bersama, kami menyadari ada beberapa praktek berpacaran yang sebenarnya sangat mengganggu kami, kemudian kami sepakat untuk meluruskannya. Buku ini kembali mengingatkan kami bahwa tidak ada seorangpun yang tahu dengan pasti siapa yang akan kamu nikahi, sampai kamu mengucapkan janji pernikahan.

Hal yang membuat kami geli dan tertawa dari hasil diskusi kami itu, ternyata ada beberapa jurus dan strategi yang kugunakan ketika aku mendekatinya dulu ternyata juga di tulis secara detail dalam buku ini,🙂 begitupun dengan dia, hal-hal yang selama ini dirasakannya ketika berpacaran ternyata diketahui oleh sang penulis buku ini.🙂

Satu hal juga yang membuat saya tertarik dengan buku ini adalah kalimat when to say yes, when to say no, to take control your life. Buku ini menjawab pertanyaan seperti ini: Bahwa selama berpacaran dapatkah saya membuat batasan dan tetap menjadi orang yang dicintai? Buku ini juga mengajarkan kepada kita bahwa Cinta di dalam perkawinan adalah cinta yang terkuat, kekuatan abadi yang lebih dalam dari pengalaman yang nyata manusia. Jadi ga sabar nih, pengen cepet-cepet nikah..he..he..

So.. tunggu apa lagi. Bagi Anda yang sedang berpacaran, bagi Anda pasangan muda, atau bagi Anda yang telah lama menikah namun ingin terus memperbaharui cinta Anda, maka beli buku ini segera (bukan promosi ya….)

  1. September 9, 2008 pukul 10:50 am

    makanya lu buruan nikah gih sono.

    Harry: Mentang-mentang baru nikah… Dah tahu enaknya ya??

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: