Beranda > Bisnis Manajemen, Diary, motivasi > Cool, Calm & Confident

Cool, Calm & Confident

Mingu-minggu ini pekerjaan kantorku luar biasa banyaknya, biasa… sehabis lebaran banyak sekali tagihan pending, belum lagi karyawan banyak yang cuti, sistem pembayaran off, dlsb, sehingga vendor dan rekanan merasa terabaikan karena belum dibayar-bayar juga. Dan yang paling memusingkan kepalaku ketika vendor dan rekanan itu terus menerus meneleponku memastikan kapan pembayaran mereka terima. Belum lagi masalah administrasi pembayarannya yang banyak kesalahan. Inilah minggu-minggu yang penuh dengan kepenatan.

Kalau aku berpikir menggunakan pendekatan system, memang ada yang salah dari proses bisnis yang ada karena kesalahan berulang yang terjadi dalam satu jenis pengadaan. Coba bayangkan saja hanya satu Purchase Order (PO) sudah tiga sampai empat kali diketahui kesalahannya, entah itu salah tulislah, kurang dokumentasi, kurang lampiran, dll. Aku harus menghubungi  vendor yang bersangkutan untuk merivisnya lagi (kalau Anda jadi vendornya pasti kesal dong ya, harus merevisi kelengkapan dokumen pembayaran tiga sampai empat kali. Anda saja pusing, apalagi saya). Namun aku juga sadar kalau aku juga salah karena verifikasi yang kulakukan sebelumnya tidak benar, demikian juga user dari kegiatan-kegiatan tersebut yang mengabaikan kegiatannya sendiri. Makanya aku tidak berani protes berlebihan. Beberapa hari yang lalu aku bahkan rela mengabaikan waktu berliburku hanya untuk mengurusi hal ini saja.

Dari peristiwa ini ada hikmah yang bisa kuambil, aku belajar mengenai  problem solving, problem solving adalah hal yang sangat kruisial wajib dimilki oleh setiap professional, dan tak jarang pula orang yang memiliki kemampuan memecahkan masalah yang baik maka karirnya juga akan cepat menanjak. Beberapa hari lalu ketika peristiwa ini terjadi, load pekerjaanku sedang banyak-banyaknya, emosiku sangat memuncak, pekerjaan yang kukerjakan serabutan karena dikerjakan tergesa-gesa, dan dampaknya lagi relasi dengan teman-teman sekantorku jadi kurang baik. Aku marah, kesel, dan emosi. Namun ku tak tahu kutujukan kepada siapa semuanya itu. Aku sadar kalau itu salah. Ketika aku pikir-pikir lagi tidak ada artinya semua yang kulakukan itu. Akupun berhenti dan merenung sejenak. Yang harus kulakukan adalah tenang, dan menyelesaikannya satu persatu. Cool, Calm, and Confident.

Dan sekarang kualami sendiri, sedikit demi sedikit kepenatan itu teratasi juga. Ada satu kalimat yang selalu terngiang di telingaku: “Biarkan kegemberiaan selalu bersama denganmu dalam melakukan setiap langkahmu” ehm, aku tidak tahu pastinya dari mana asal kalimat itu datang, namun tiba-tiba saja selalu terngiang di telingaku. Dan ketika kulakukan, ternyata begitu indahnya kehidupan ini. Setiap pekerjaan jika dilakukan dengan gembira dan tenang pasti indah rasanya.

Masalah itu pasti selalu ada, yang perlu kita lakukan adalah bagaimana cara menyelesaikan masalah itu. Ada sebagian orang yang sengaja membiarkan masalah terjadi begitu saja, tanpa berusaha menyelesaikannya, sehingga yang terjadi timbul masalah-masalah baru. Sehingga masalah yang tadinya kecil dan cukup sederhana menjadi semakin besar dan merembet kemana-mana. Ada orang yang bahkan menjauh ketika masalah itu datang, sehingga masalah itu kemudian menjadi seperti gunung es yang kemudian suatu saat meletus dengan hebatnya. Jadi kita mau milih yang  mana: membiarkan masalah terjadi, lari dari masalah itu, atau dengan jantan berani mengahadapai masalah itu. It’s the choice. 

  1. November 5, 2008 pukul 11:10 am

    kegembiraan terasa ketika kita bekerja, karena pekerjaan itulah yang kita pilih tanpa keterpaksaan.

    Bila anda peduli terhadap pekerjaan, rasa antusias akan muncul.Kalau bersemangat, anda tak perlu motivasi dari orang

    GOOD LUCK
    http://www.lintongnababan.wordpress.com

    Harry: Sepakat lae. potensi sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: