Beranda > Diary, Karir > Kini Saatnya Kembangkan Sayap Networking

Kini Saatnya Kembangkan Sayap Networking

Sebulan sudah aku berkantor di Jakarta dengan tugas dan tanggung jawab yang jauh berbeda dengan pekerjaanku sebelumnya di Sukabumi. Kini aku harus menjadi super hero yang siap men-support semua department di bawah divisi ku. Maklum secara struktural aku langsung berada di bawah GM sehingga memiliki sedikit “kedigjayaan” di mata rekan kerja yang lain – Padahal sih tetap aja prajurit. Konsekuensinya aku harus rela keluar dari area kompetensiku yang sebelumnya hanya berkutat pada angka, sekarang aku harus bisa mengurusin sales, marketing, general affair, dan lain sebagainya.

Meski aku harus rela pulang larut malam setiap harinya, dengan pekerjaan yang seabrek banyaknya, siap di telepon oleh setiap kantor cabang, namun ada segi positif yang bisa kuambil, yaitu kedekatanku dengan pejabat teras di Jakarta. Disinilah saatnya aku menunjukkan kemampuanku yang sebenarnya kepada mereka. Kalau kata orang sih menunjukkan kinerja dengan “menjilat” bedanya setipis kulit bawang. Justru disinilah saatnya aku tunjukkan kalau aku bukan menjilat tapi bekerja.

Beberapa hari yang lalu aku bahkan mendapat komplain dari pacarku karena kesibukanku itu ternyata berdampak pada berkurangnya perhatianku padanya, maklum lagi kasmaran. Belum lagi thesis S2 ku yang sedikit terabaikan, dan rasa lelah yang sering menghampiri. Tapi inilah realitanya, kondisi ini harus bisa kuhadapi dengan bijaksana.

Seorang temanku bahkan berkata: “Kok lu mau sih Ry bantuin semua orang”. Pertanyaan yang sederhana memang, namun besar maknanya. Bagiku hukum tabur tuai masih menjadi keyakinan hidupku. Apa yang kutabur (tanam) pasti itu yang akan ku tuai (panen). Selagi aku bisa bantu orang lain, kenapa tidak!

Yang menjadi point utama bagiku dalam hal ini adalah sebuah kesempatan besar sedang terpampang di depan mata, kedekatanku dengan pejabat teras, akses informasi dan update pengetahuan yang begitu luas. Kesempatan ini tidak datang untuk kedua kalinya jika performansiku jelek. Justru karena aku dapat diandalkan lah maka diberi kepercayaan ini. Oleh karena itu aku harus bisa tunjukkan kepada semua orang bahwa aku bisa. Itulah kunci utama dalam membangun jaringan.

Kategori:Diary, Karir Tag:
  1. Maret 17, 2009 pukul 9:30 am

    diperlukan juga analisis dasar al:
    – Alert analysis
    -Current Analysis
    – Basic Analysis
    _Estimate anlysis

  2. Maret 25, 2009 pukul 5:48 pm

    akhirnya….

    angan dan harapan lae utk ditempatkan di Jakarta tercapai juga

    Selamat berkarya dan berprestasi…but don’t forget to speak up…

    Some time ‘do less talk more’ is need and networking is a must.

    horas

  3. titien
    April 3, 2009 pukul 1:22 pm

    Selamat ya PAk Harry..

    hmmm, abangku ini…
    si kakak jg diperhatiin dunks, kan mo ehheeemmmm…😉
    Ciayo bang, dan di atas segalanya, lakukanlah itu semua hanya untuk
    kemuliaan Allah Bapa kita, Amin.
    “diberkati untuk menjadi berkat”

    Harry:🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: