Beranda > Change, Opini, politik, Sosial Politik > Pilihanmu Menentukan Masa Depan Bangsa

Pilihanmu Menentukan Masa Depan Bangsa

Pemilu Legislatif tinggal hitungan jam lagi. Dalam beberapa saat kedepan corak bangsa ini akan kelihatan di mata dunia melalui aksi para legislator yang bertengger di parlemen. Bagaimana fungsi pengawasan program pemerintahan kedepan akan ditentukan oleh sifat, karakter dan kelakukan oleh orang-orang tersebut. Tanpa kita sadari sebenarnya pilihan kitalah yang menentukan arah pembangunan negara ini  kedepan, jika kita salah memilih wakil rakyat maka kemungkinan parlemen akan diisi oleh orang-orang yang tidak layak duduk disana.

Beberapa tahun belakangan ini beragam media berhasil mempublikasikan kelakuan sebenarnya dari para legislator yang kita pilih pada pemilu 2004 lalu, mulai dari kasus korupsi, perselingkuhan, pemalsuan ijajah, penganiayaan, bandar narkoba, penjudi, dan lain sebagainya. Saya sendiri miris ketika setiap kali berita-berita seperti itu ditayangkan, sepertinya di Indonesia ini tidak ada lagi orang benar yang layak duduk mewakili rakyat di parlemen mulai dari tingkat pusat, propinsi, maupun kabupaten. Saat inilah kesempatan itu tiba untuk mengganti orang-orang itu. Gunakanlah hak pilih kita agar kita tidak pernah lagi melihat ada berita-berita seperti itu muncul lagi.

Saat ini rakyat sudah bebas memilih calon pilihannya masing-masing, ada begitu banyak pilihan yang tersedia, meskipun malah membingungkan dengan banyaknya partai dan calon yang belum dikenal. Namun kesempatan itu sekarang ada di tangan Anda. Saya yakin dari sekian banyak calon yang ada pasti ada beberapa yang memang benar-benar bersih dan tulus dalam membangun bagsa ini. Pilihlah mereka.

Dari data yang saya terima, Ternyata biaya meloloskan suatu program/proyek pemerintah sepertiganya sudah terpangkas di pengurusan perizinan, dan diantaranya adalah successful fee oleh para wakil rakyat itu. Anda bisa bayangkan berapa banyak biaya itu. Jika kita mengambil angka APBN 2009 sebesar 1.037,1 Triliun, berarti ada sekitar 345,7 Triliun uang yang masuk ke kantong-kantor para mafia itu. Angka itu jika dialokasikan ke dalam pembangun bisa menghasilkan proyek railing Jawa-Bali, perbaikan jalan lintas Sumatera, pembangunan jalan raya trans Kalimantan dan Sulawesi, serta jalan penghubung di seluruh Papua. Uang itu pun masih bersisa untuk pemberian subsisi sembako kepada rakyat miskin, pemasangan transmisi listrik sampai ke seluruh rumah penduduk, bantuan pengobatan di seluruh rumah sakit pemerintah untuk rakyat miskin,  serta sekolah gratis sampai tingkat SMA. Jika uang itu benar-benar dialokasikan pada porsinya maka kita bisa percaya tidak akan ada lagi rakyat miskin di negeri ini.

Melihat angka-angka itu adalah sangat memungkinkan jika wakil rakyat berebut kursi parlemen dengan segala cara agar dapat menikmati segelintir uang panas itu. Bahkan mereka rela melakukan cara-cara curang sekalipun. Maka tidak heran jika kita melihat di dalam daftar caleg ada pengangguran, paranormal, preman, penjudi, mafia, bahkan pengusaha sekalipun berebut memenangkan kursi itu. Akan kah kita membiarkan mereka melenggang masuk ke Senayan?

Contoh diatas adalah segelintir multiplier effect dari keputusan Anda mencontreng pada pemilu lagislatif esok. Tentukan pilihan Anda sekarang, pahami trac record pilihan Anda, pastikan kompetensinya jika terpilih menjadi wasit pemerintah kelak. Keyakinan saya jika kita berhasil meloloskan wakil rakyat yang kredibel ke kursi parlemen maka akan banyak penghematan yang kita peroleh untuk dialokasikan ke dalam program pembangunan.

Selamat mencontreng negeriku, Jayalah terus bangsaku….

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: