Beranda > Mimpi, Pendidikan > SMA Unggulan Gratis di Sumut

SMA Unggulan Gratis di Sumut

Tulisan ini hanya sekedar mimpi, siapa tahu saja suatu saat bisa terealisasi.

Berdirilah tiga SMA unggulan di wilayah Sumatera Utara: Simanindo di Kabupaten Samosir, Lintong Nihuta di Kabupaten Humbahas dan Tanjung Gading di Kabupaten Batubara. SMA unggulan ini dinamakan dengan Nabolon, yang artinya anak muda (naposo) yang kelak menjadi orang besar (bolon). Sekolah ini dirancang khusus untuk menghasilkan SDM tangguh nan cerdas. Diseleksi dari ribuan siswa di seluruh nusantara dengan syarat utama berasal dari keluarga kurang mampu. Jika di Jakarta dan kota besar lainnya, sekolah-sekolah yang SPP nya paling mahal justru yang paling laku, namun disini saya mau membalikkan itu.

Sekolah ini 100% gratis, bahkan para siswa diberikan uang saku perbulannya. Disini para siswa akan diajar oleh guru-guru dengan kemampuan kaliber, dididik dengan pendekatan karakter, dan dibina untuk dipersiapkan menjadi abdi Negara.  Sekolah ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana modern. SMA ini adalah tempat penggodokan kader muda pemimpin bangsa kelak, nilai-nilai kebangsaan adalah pelajaran utama yang dikedepankan, selain norma, disiplin, kepemimpinan dan tentunya sains. Kelebihan inilah yang membedakannya dengan SMA-SMA unggulan yang telah ada sebelumnya di Sumut atau di daerah lainnya.

Masih terus kuingat pesan orangtuaku dulu bahwa hanya dengan pendidikan kamu bisa merubah masa depan keluarga. Pesan inilah yang coba kuterapkan sekarang, bayangkan efek dominonya jika siswa-siswa yang kurang mampu itu dipersiapkan dengan baik untuk bisa merubah keluarganya dan kemudian merubah bangsa ini kelak. Orang yang berasal dari keluarga sederhana cenderung lebih menghargai nilai-nilai kehidupan ini, sehingga bisa lebih bertanggung jawab atas diri sendiri, keluarga dan lingkungannya sampai pada bangsa dan Negara ini.

Kenapa pemilihan lokasinya di ketiga wilayah itu? Wilayah ini adalah sejarah saya. Samosir adalah asal marga Bapak saya, meski didirikan bukan di Pangururan, namun di Simanindo yang berbatasan dengan Simalungun, agar mudah diakses oleh penduduk dari wilayah Sumut sebelah barat. Sehingga penduduk yang ada diwilayah Simalungun, Deliserdang, Medan, Langkat dan sekitarnya bisa menyekolahkan anaknya disini. Sementara Humbang Hasundutan adalah daerah asal marga Ibu saya, meski tidak didirikan di Dolok Sanggul dimana Ibu saya berasal, namun didirkan di Lintong Nihuta agar mudah dijangkau oleh penduduk di wilayah utara seperti eks keresidenan Tapanuli dan Nias. Dan terakhir Batubara adalah daerah dimana aku dilahirkan dan dibesarkan, SMA itu nantinya didirikan tidak jauh dari rumah orang tuaku saat ini tepatnya di Tanjung Gading. Penduduk dari Asahan, Labuhan Batu sampai Riau dan sekitarnya mudah untuk mengakses sekolah ini. Meski didirkan di Sumut, namun warga di luar sumut diberikan kebebasan untuk menyekolahkan anaknya disini, asal memenuhi syarat saja.

Bagaimana pendanaan sekolah ini? Ide ini muncul hanya apabila saya dan mungkin teman-teman yang lainnya yang punya ide gila ini mau bersama-sama mendanai proyek sosial ini, minimal beberapa diantara kami sudah menjadi pengusaha nasional dan memiliki jaringan usaha luas sehingga mampu menyisihkan keuntungannya untuk membiayai sekolah ini.

Bagaimana setelah lulus SMA, mau dikemanakan para siswa yang berprestasi ini? Akan diusahakan beasiswa baik dari internal maupun dari eksternal untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bagi mereka yang tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi akan didorong untuk masuk ke birokrasi pemerintahan apakah itu PNS, Polisi, TNI, BUMN, BUMD, dll, dengan harapan mampu memberikan perubahan signifikan disana nanti. Kedepannya para alumni ini akan dilibatkan dalam pembiayaan sekolah ini, sehingga sampai suatu saat nanti sekolah ini bisa tumbuh secara mandiri dari para alumninya.

Kedepan juga akan dibangun sebuah Universitas yang akan saya namakan Universitas Barat Indonesia (UBI) yang akan didirikan di Siborong-Borong, yang kelak akan menjadi ibukota Propinsi Tapanuli. Sama dengan konsep SMA unggulan ini yang hanya mengutamakan siswa cerdas dari keluarga kurang mampu. Kedepan para lulusan SMA unggulan ini akan diarahkan untuk digodok lebih lanjut di universitas ini. Ulasan mengenai universitas ini akan saya jabarkan di mimpi saya berikutnya.

  1. Arifin Tobing
    Desember 6, 2012 pukul 5:19 pm

    Woooowww.. Muantap nai fuang.. Mudah2an awak bisa jadi salah satu pengusaha nasional itu, Lae..😉

    Harry: Amin lae, mudah-mudahan ya

  2. Desember 6, 2012 pukul 6:23 pm

    pendidikan untuk meningkatkan pembangunan disegala bidang, karakter, mental harus ditingkatkan. namun tidak untuk memecah yang ada, jika mampu dipersatukan akan memberi nilai lebih dan dampak yang lebih besar bagi propinsi, bangsa dan negara ini serta bangsa dan negara lain……………..
    HORAS SUMATERA UTARA DULU, SEKARANG,… DAN AKAN DATANG….

    Harry: Setuju ito, idealnya begitu pendidikan yang terintegrasi.

  3. Desember 7, 2012 pukul 7:30 am

    Amin lae…Boleh juga itu lae,…

    Harry: Amin lae, makanya cepat-cepatlah lae jadi Dirut di Telin, biar bisa jadi donatur tetap nanti

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: