Beranda > Change, Diary, Kehidupan, Keluarga > 2013 Tanpa Resolusi

2013 Tanpa Resolusi

Tahun 2012 sudah berlalu, bahkan awal bulan di tahun 2013 pun sesaat lagi akan berganti, namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, aku belum juga menuliskan resolusiku seperti biasanya yang kulakukan setiap tahunnya. Ku coba-coba renungkan dan pikirkan, tetap tidak juga terlintas di benakku akan jadi apa aku di tahun 2013 ini, bukan karena tidak ada harapan atau langkah kongkret yang akan kulakukan, tetapi semua yang ingin kulakukan di tahun 2013 ini sudah pernah kupikirikan sebelumnya beberapa tahun yang lalu.

Sebagai contoh mengenai pendidikan profesi akuntansi yang tertunda kulakukan sejak lulus sarjana dulu, mungkin baru di tahun ini akan kuikuti. Mau tidak mau aku harus melakukan pengembangan diri agar aku tetap “fit” di dalam profesi kerjaku ini. Demikian juga dengan kaririku, sejak awal masuk ke perusahaan ini aku sudah menargetkan dalam waktu lima tahun akan menggapai tanggungjawab sebagai menejer, meski sekarang aku sudah berada di tahun ke tujuhku di perusahaan ini, harapan itu masih tetap ada, bahkan semakin kuat. Itu artinya aku harus melakukan continues improvement dalam personal value ku.

Begitu juga dengan keluargaku. Tentunya setelah Tuhan memberikan anak ke dua bagiku dan istriku, aku dituntut tanggungjawab yang lebih besar lagi dalam menahkodai bahtera rumah tangga ini. Anak-anak akan semakin besar, semakin banyak kebutuhan, dan semakin banyak maunya. Tahun ini juga kami memasuki usia pernikahan yang ke tiga, usia yang menurut banyak orang semakin banyak tantangan. Untuk itulah tahun ini pembenahan karakter yang sudah sejak lama aku programkan akan terus aku lakukan.

Dalam hubungan dengan Tuhan, sebagaimana komitmenku sejak menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat Pribadiku 12 tahun silam, bahwa aku akan terus mengikuti-Mu dan bersedia menjadi alat-Mu, maka di tahun ini aku menerima tawaran dari gerejaku untuk menjadi pelayan sebagai ketua panitia Paskah Gereja. Terus terang aku terhitung jemaat baru disini, masih banyak jemat yang lebih senior dan lebih mumpuni, pernah terlintas dibenakku untuk menolak tawaran ini, namun sekali lagi Tuhan mengingatkanku akan komitmenku itu bahwa menolak tawaran ini sama saja aku mengingkari komitmenku, toh belum ada pelayanan yang fokus kugeluti saat ini.

Jadi boleh dikatakan bahwa tahun 2013 ini, aku akan berusaha menggapai apa yang telah kurencanakan di tahun-tahun yang lalu. Semoga Tuhan menyertaiku.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: