Arsip

Archive for the ‘Rohani’ Category

Perjalanan Ini Menenuntunku Bergereja di GKI

Menggoreskan kembali secarik kertas perjalan ini, kali ini aku mau berkisah mengenai pilihanku bergereja di Gereja Kristen Indonesia (GKI). Tulisan ini tidak bermaksud menyudutkan denominasi gereja tertentu, hanya sekedar melukiskan rentetan perjalanan hidup ini. Baca selanjutnya…

Aku Tidak Mau Merayakan Natal

Desember 15, 2008 3 komentar

Desember telah tiba, bagi umat kristiani bulan ini merupakan bulan rhema atas peringatakan kelahiran Sang Juru selamat, meski tanggal 25 Desember hanya merupakan sebuah konsesus belaka atas kelahiran-Nya – bukan tanggal kelahiran yang sebenarnya, namun di bulan ini banyak umat kristiani yang kembali diingatkan oleh Sang Khalik, kembali datang ke gereja, berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga besar, saling memaafkan satu sama lain, memimpin doa keluarga, mendirikan pohon natal beserta hiasannya yang yang sangat indah serta lampu yang bergemerlapan, membersihkan rumah dan pekarangan, membuat kue, membeli baju baru, dan lain sebagainya. Itu semua adalah rutinitas yang kita lakukan setiap musim natal tiba.

Malah sebagian orang menambahkannya dengan perayaan yang menyimpang seperti mabuk-mabukan, pesta pora, pesta seks, dan sebagainya. Itulah realita sekarang, Aku tidak tahu bagaimana berdukanya Tuhan melihat semua tingkah laku ciptaan-Nya itu di dunia ini. Lantas untuk apa natal perlu diperingati dan dirayakan jika hanya sekedar rutinitas dan perbuatan yang menyimpang itu? Akupun sebenarnya tidak mau merayakannya. Baca selanjutnya…

Gereja Terimbas Krisis Global

November 26, 2008 7 komentar

Krisis ekonomi yang melanda hampir seluruh belahan bumi seperti air bah yang siap merongrong kehidupan masyarakat dunia. Tidak hanya sektor rill yang diluluh lantahkannya tetapi juga moral masyarakat yang hancur lebur karena ekonomi sudah semakin berat. Dan tak ayal kalau hal ini pula terjadi pada lembaga keagamaan seperti gereja. Baca selanjutnya…

Dari Plat BK Sampai Gus Dur

November 24, 2008 1 komentar

Malam itu lelah sekali rasanya, Sepulang dari Jakarta, nyupir sendiri mobil kantor yang kupinjam, kusempatkan lagi mampir ke kantorku untuk memantau perkembangan renovasi interior gedung yang sedang dikerjakan ngebut karena besok pelayanan kantor harus tetap buka seperti biasa, sembari mengambil motor kebanggaanku yang kutitipkan di kantor. Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam, waktunya pulang pikirku. Ketika memasuki gang kostanku kubelokkan arah kemudi motorku karena melihat tukang sate ternyata masih jualan. Maklum anak kost, jam makannya berantakan. Nah disinilah kemudian cerita menarik ini terjadi. Baca selanjutnya…

Pertemanan Dalam Sebuah Perbedaan

Oktober 1, 2008 3 komentar

Sebelumnya izinkan saya menyampaikan ucapan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kutujukan kepada semua pembaca dan pengunjung blog pribadiku ini. Semoga silaturahmi yang telah terbina boleh terus terjalin erat, meski hanya dalam dunia maya.

Pada kesempatan ini pula aku mau bercerita sedikit bahwa hari raya idul fitri ini membawa makna tersendiri buatku pribadi. Baca selanjutnya…

Sex and Dating

September 9, 2008 1 komentar

Buku ini mengupas tuntas dua hal yang selalu menjadi perhatian kaum dewasa yaitu sex dan dating. Ditulis oleh Mindy Meier – seorang staff Inter Varsity Christian Fellowship di Chicago, kalau di Indonesia disebut Perkantas (Persekutuan Kristen Antar Universitas). Meski buku ini diangkat dari perspektif kekristenan tapi setelah saya baca ternyata sangat tepat bagi setiap orang yang ingin mengetahui secara detail mengenai hal bercinta dan berpacaran.

Buku setebal 266 halaman ini meski ditulis dari perspektif barat namun bagi saya juga sangat layak bagi konsumsi orang timur, kenapa saya katakan demikian? Karena tanpa kita sadari budaya barat sudah sangat mempengaruhi praktek keseharian para remaja dan kaum dewasa di negeri ini, apalagi dalam hal berpacaran, contoh-contoh yang diungkit dalam buku ini juga banyak dialami kaum dewasa di negeri ini. Baca selanjutnya…

7 Ciri Pria Tidak Dewasa

Januari 14, 2008 46 komentar

pria tidak dewasaSatu pernyataan dalam buku ini yang sampai saat ini masih membekas dalam pikiranku adalah: Kedewasaan tidak diukur dari umur, tetapi dari penerimaan akan tanggung jawab. Artinya ketika kita tidak bertanggung jawab itu tandanya kita belum dewasa, meski kita sudah berumur.

Baca selanjutnya…